WIBAWANEWS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
WIBAWANEWS
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Musisi Terpaksa Ngamen di Sekitar Lampu Merah

Dampak Covid 19

admin by admin
April 9, 2020
in PERISTIWA
0

Puluhan Musisi Ngamen di Lampu Setopan. *istw

0
SHARES
159
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WN–BANDUNG: Keadaan yang tidak menentu selama penyebaran wabah virus Corona membuat lapangan pekerjaan hilang. Mata pencaharian yang biasa digeluti kini terpaksa diliburkan karena seluruhnya harus berhenti dari segala aktivitas. Dengan berhentinya aktivitas khususnya pekerjaan, maka berhentilah penghasilannya.

Seperti yang dialami para musisi jalanan yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Bandung.

Mereka yang biasanya mengisi acara di cafe dan restauran terpaksa libur, dan mereka tak lagi punya penghasilan.

Hal itu diungkapkan Agus Ustad saat dihubungi wartawan di Jalan Pahlawan kota Bandung, Rabu (8/4).

” Kami juga tahu bahwa pemerintah memberlakukan peraturan diam di rumah untuk menghalau penularan virus Corona. Tapi kan kami takmpunya penghasilan lain selain menyanyi. Sedangkan lahan kami untuk cari nafkah ditutup oleh pemerintah. Makanya kami turun lagi ke jalan karena kami memenangkan awalnya dari jalanan,” kata Agus Ustad.

Hal yang sama juga diungkapkan  Apih Igun, mantan Ketua KPJ Bandung. Dia mengatakan musisi yang biasa mengisi acara di cafe pasti kecewa dengan kebijakan pemerintah yang memberhentikan mereka dari aktivitasnya tanpa solusi.

” Saya yakin meteka tetap akan melakukan aktivitas karena selama ini Pemprov Jabar belum ada  solusinya. Katanya pak Gubernur mau memberikan uang buat mereka yang terdampak Corona. Tapi buktinya belum juga ada. Nah selama belum ada, karena kami lapar dan harus membiayai anaknya istri di rumah. Para musisi ini terpaksa ngamen saja dulu di jalan, siapa tahu ada rejeki,” tutur Apih.

Sementara itu  Cepi Suhendar Ketua KPJ Bandung mengatakan solusi yang dilakukan pemerintah untuk para musisi jalanan sudah diajukan agar ada pemberian kompensasi kepada yang terdampak.

” Seperti yang disampaikan dinas ke dinas kebudayaan dan pariwisata bahwa kita harus didata suku agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan. Kami yakin pemerintah akan memberikan solusi karena saya yakin banyak diantara teman teman kami yang terdampak dan bahkan rawan miskin baru. Untuk itu kami tunggu realisasi pak gubernur terhadap para musisi jalanan. kPJ Bandung ini,” pungkas Cepi.  *deddy

 

Previous Post

Muspika Kecamatan Soreang Bagikan Paket Sembako dan Masker

Next Post

Aksi Sosial Fraksi PKB Kabupaten Bandung

admin

admin

Next Post

Aksi Sosial Fraksi PKB Kabupaten Bandung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pilah Sampah Dari Rumah

Pilah Sampah Dari Rumah

1 year ago
Jalani Ramadhan dengan Kesucian Lahir dan Bathin

Jalani Ramadhan dengan Kesucian Lahir dan Bathin

1 year ago

Trending

Wadek III FDK UIN Bandung:

6 years ago
Muslim Wajib Jaga Kesehatan

Muslim Wajib Jaga Kesehatan

2 years ago

Popular

Pilah Sampah Dari Rumah

Pilah Sampah Dari Rumah

1 year ago
50%  Lebih Lahan Perkebunan Kopi Berada di Kabupaten Bandung

50% Lebih Lahan Perkebunan Kopi Berada di Kabupaten Bandung

4 years ago
Pemkab Bandung Lakukan Vaksinasi Bertahap Hingga Maret 2022

Pemkab Bandung Lakukan Vaksinasi Bertahap Hingga Maret 2022

5 years ago

Ini langkah Humas DPRD Provinsi Jawa Barat Di tengah Hiruk Pikuk Pemberitaan isu Covid – 19

6 years ago
Wujudkan Rumah Tangga Tanpa KDRT

Wujudkan Rumah Tangga Tanpa KDRT

2 years ago
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result